Cara Membuat Speaker Biasa Menjadi Bass dan Jernih

Cara Membuat Speaker Biasa Menjadi Bass dan Jernih

Literaturnegeri.id Saat ini speaker biasa sudah bisa dimodifikasi supaya bisa memiliki suara bass yang lebih menarik. Jenis speaker aktif ini menjadi salah satu pilihan bagi para pecinta musik karena speaker aktif ini dianggap jauh lebih praktis. Apalagi cara untuk membuat speaker biasa menjadi bass juga bisa dilakukan dengan cara yang mudah, jadi semakin banyak orang yang tertarik untuk membuatnya.

Supaya kamu bisa mempunyai audio rumahan yang memiliki suara full bass, maka kamu harus mempunyai amplifier yang terpisah, pada speaker yang memiliki daya kisaran 60 hingga 100 watt.

Sementara untuk speaker aktif mini amplifier yang sudah menyatu pada satu box dengan speaker produk speaker aktif yang kamu jumpai di pasaran dan mempunyai berbagai pilihan spesifikasi yang beragam.

Cara Membuat Speaker Biasa Menjadi Bass dan Jernih

Berikut ini adalah langkah-langkah cara memodif speaker biasa menjadi bass supaya mempunyai suara yang lebih menggelegar melalui bass dari speaker itu sendiri.

1. Buatlah Desain yang Efektif

Langkah pertama yaitu kamu harus membuat desain box yang efektif. Yang artinya dimensinya harus seimbang supaya bass yang nanti dihasilkan speaker juga terdengar lebih maksimal sesuai pada daya yang dimiliki oleh speaker.

Untuk ukuran boxnya juga harus mempunyai diameter yang seimbang pada speakernya. Kamu tidak disarankan jika menggunakan box yang terlalu besar.

Jika ukuran terlalu besar, justru hal ini akan membuat suara bassnya menghilang. Suara bass pada speaker aktif akan lebih maksimal jika antara box wooper, box amplifier dan juga box Twitter dipisahkan. Dengan demikian maka kamu jangan asal memilih ukuran, karena ukuran sangat berpengaruh pada suara yang nanti dihasilkan.

Speaker aktif memang dibuat dalam satu box tanpa dipisahkan antra subwoofer dan juga twetter. Tetapi semuanya itu akan dimasukkan dalam satu boks. Tapi tidak ada salahnya juga jika kamu memisah-misahkan karena box yang dipisahkan dengan box yang menyatu akan menghasilkan suara yang tidak sama.

2. Buat Amplifier dan Woofer Seimbang

Unsur paling penting yang harus dijaga keseimbangannya yaitu amplifier dan juga woofer. Jika tanpa menjaga keseimbangan di antara keduanya, maka speaker aktif tidak akan mampu memproduksi bass yang bagus. Karena itulah kamu disarankan untuk memperhatikan dari segi keseimbangan keduanya.

Jika diameter woofer semakin besar, maka frekuensinya juga semakin rendah dan semakin baik. Dengan hal ini maka bisa diciptakan suara yang lebih besar dan juga lebih bagus.

Untuk woofer yang dikatakan bagus bisa mempunyai medan magnet yang cukup kuat, sehingga kamu harus memastikan bahwa wafer yang kamu beli mempunyai kualitas yang bagus.

Selain memiliki medan magnet yang besar, ternyata untuk woofer yang berkualitas bisa kamu lihat juga dari segi diameter coilnya yang juga lebih besar.

Biasanya untuk pabrik speaker juga akan memberikan keterangan di bagian produknya, apakah produk tersebut bertipe subwoofer, woofer maupun full range, sehingga kamu bisa membeli pada tipe woofer.

3.Perakitan Modul

Kamu harus melakukan perakitan modul terlebih dahulu, yaitu dengan cara mengatur output dan input antar modul agar memudahkan kamu dalam membuat speaker aktif yang full bass.

Selain itu modul juga bisa membatasi maupun output pada masing-masing modul supaya bisa seimbang dan tidak mudah untuk pecah.

Tentunya speaker aktif yang memiliki suara bass menggelegar banyak disukai oleh orang-orang, karena selain menjadikan suara vokal yang mantap, hal ini juga bisa membuat suasana rumah menjadi lebih menyenangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.